“Kami memahami ada anak yang masih sulit berpisah dengan orang tua. Karena itu, selama MPLS, orang tua boleh mendampingi. Namun setelahnya, kami harap anak-anak mulai belajar mandiri,” jelasnya.
Sebagai pemimpin sekolah, Gusnawati berharap siswa baru dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, dan berprestasi.
“Kami ingin anak-anak SDN 43 Lubuk Linggau tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki sikap yang baik, saling menghargai, dan bebas dari perundungan,” tegasnya.
Penyambutan ceria di SDN 43 Lubuk Linggau menjadi bukti komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif.
Dengan dukungan guru, orang tua, dan program pembentukan karakter, siswa baru diharapkan mampu menjalani masa belajar dengan penuh semangat dan kebahagiaan.(Yulmi Pransiska)





