KORANLIPOS.COM-Kementerian Agama (Kemenag) dalam sebulan terakhir memberikan pendidikan dan latihan (diklat) Tartil Al-Qur’an kepada 2.269 guru Pendidikan Agama Islam (PAI).
Diklat yang digelar secara online ini bertujuan meningkatkan kompetensi baca Al-Qur’an guru PAI.
“Setelah sebulan diklat, kami saat ini secara bertahap mulai menggelar uji kompetensi baca Al-Qur’an bagi guru PAI,” terang Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno Sabtu 3 Oktober 2026.
Program Peningkatan Kapasitas Tartil Al-Qur’an bagi Guru PAI ini menurut Amin Suyitno merupakan tindak lanjut dari hasil Asesmen Tuntas Baca al-Qur’an (TBQ) Guru PAI yang dilakukan tahun 2025.
Asesmen itu dilakukan Direktorat PAI bekerja sama dengan Universitas PTIQ Jakarta.
Asesmen itu dilakukan pada guru PAI di enam provinsi, yaitu: Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur.
Hasil asesmen menujukkan bahwa guru PAI yang rata-rata di enam provinsi (Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur) adalah 12,5% peserta asesmen berada pada level mahir (tartil dan memenuhi kaidah ilmu tajwid) dalam membaca Al-Qur’an.
Sebanyak 30,6% pada level menengah 30,6% dan 56 % pada level pratama/dasar.







