Kemenag Ungkap Hasil Uji Kompetensi Baca Al-Qur’an Pada Guru PAI

oleh -8 Dilihat
Guru PAI sedang mengikuti Uji Kompetensi baca Al-Qur’an yang diadakan Kemenag RI. Foto: Dok. Kemenag RI.

Selain itu, Direktorat PAI bekerja sama dengan Univeristas PTIQ dan Badan Riset dan Inonasi Nasonal (BRIN) pada 2025 mengukur Indeks Baca Al-Qur’an untuk guru PAI pada sekolah umum.

Pengukuran ini dilakukan pada 248.677 guru PAI. Hasilnya, secara nasional 11,3% guru PAI berada pada level mahir, 30,3% madya, dan 57,17% pratama/dasar.

“Mengacu pada hasil asesmen TBQ tahun lalu, maka kita lakukan pendidikan dan latihan peningkatan kompetensi Tartil Al-Qur’an. Untuk tahun ini ada 6.666 peserta dari provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DI Yogyakarta untuk mengikuti Program Peningkatan Kompetensi ini yang dibagi ke dalam 3 batch,” ujar Amien Suyitno.

Amien Suyitno berharap, program ini bisa membantu meningkatkan kemampuan baca (tartil) Al-Qur’an guru-guru PAI yang mengajarkan baca Al-Qur’an di sekolah-sekolah umum.

BACA JUGA : IHT GURUpreneur SMANPA 2026, Dari Ide Menjadi Aksi: Berinovasi, Berkarya, dan Berdampak

Program Peningkatan Kompetensi Tartil Al-Qur’an angkatan 1 dilakukan sejak 7 September 2026 dan berakhir di tanggal 3 Oktober 2026, dengan uji kompetensi.

Direktur Pendidikan Agama Islam, M Munir menyampaikan bahwa uji kompetensi angkatan 1 ini dilakukan secara tatap muka untuk mendapatkan penilaian yang objektif

Uji kompetensi angkatan 1 ini diikuti 2.269 peserta denga sebaran: 504 peserta dari Banten, 184 peserta DI Yogyakarta, 258 peserta DKI Jakarta, dan 1.323 peserta di Jawa Barat.

“Kami masih bekerja sama dengan Univerisitas PTIQ Jakarta sebagai Universitas yang sudah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk pendidikan dan pelatihan Al-Qur’an. Saat ini sedang dilakukan uji kompetensi di empat titik lokasi, yakni di Yogyakarta (pondok pesantren al-Munawwir), Jawa Barat (Masjid Al-Jabbar), Banten (di Kanwil Kemenag Banten) dan di Jakarta (Univeristas PTIQ),” papar M. Munir saat memberikan arahan di hadapan 184 peserta yang mengikuti uji kompetensi di Pesantren Al-Munawwir Yogyakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.