KORANLIPOS.COM-Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berdampak terhadap kualitas udara di Kota Lubuklinggau.
Kondisi tersebut mendorong sejumlah sekolah menerapkan langkah pencegahan guna melindungi siswa dan guru dari paparan asap.
Kepala SDN 15 Lubuklinggau, Susilawati, S.Pd., mengatakan pihak sekolah mulai Senin 31 Agustus 2026, menerapkan imbauan kepada seluruh siswa untuk menggunakan masker saat berada di lingkungan sekolah.
Menurutnya, penerapan penggunaan masker dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kondisi udara yang terdampak kabut asap.
BACA JUGA : Asap Makin Pekat, Siddokes Polres Musi Rawas Bagikan Masker dan Pemeriksaan Kesehatan
“Mulai hari Senin ini kita mulai menerapkan siswa menggunakan masker,” ujarnya.
Susilawati mengakui, hingga saat ini masih terdapat sejumlah siswa yang belum menggunakan masker.
Namun, sebagian lainnya sudah memiliki kesadaran dengan membawa dan mengenakan masker saat datang ke sekolah.
“Masih banyak juga yang belum memakai masker, tetapi banyak juga yang sudah peduli dan menggunakan masker ke sekolah,” katanya.







