Dulu Ramai, Kini Sepi: Menyusuri Air Mancur Batu Putih Musi Rawas yang Terbentuk dari Endapan Kapur

oleh -42 Dilihat
Air Mancur Batu Putih Di Desa Karya Sakti, Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas
Air Mancur Batu Putih Di Desa Karya Sakti, Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas

KORANLIPOS.COM – Suara semburan air yang dahulu menjadi penanda kehidupan di kawasan Air Mancur Batu Putih kini tak lagi terdengar sekuat masa lalu.

Di Desa Karya Sakti, Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sebuah fenomena alam yang pernah menjadi kebanggaan warga perlahan kehilangan pamornya. Gundukan batu kapur setinggi sekitar 4 hingga 5 meter masih berdiri di tengah kawasan wisata.

Bentuknya menjadi saksi bagaimana alam membangun keunikannya sendiri selama puluhan tahun.

Dari celah batu tersebut, air yang mengandung kapur dan belerang pernah menyembur deras. Aliran air itu membawa endapan mineral yang lambat laun mengeras dan membentuk gundukan batu kapur. Kini, semburannya mulai melemah.

Jalur keluarnya air disebut perlahan tertutup endapan kapur. Di sisi lain, kawasan wisata yang dahulu ramai didatangi pengunjung kini lebih sering terlihat lengang. Sejumlah fasilitas pun mulai rusak dimakan usia.

Bagi masyarakat setempat, Air Mancur Batu Putih bukan sekadar objek wisata. Di balik keberadaannya tersimpan cerita yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Irawan, salah seorang warga Desa Karya Sakti, mengungkapkan fenomena tersebut bermula dari aktivitas pengeboran minyak sekitar tahun 1942 hingga 1943.

“Informasinya awal mulanya itu dari pengeboran minyak, namun tidak menghasilkan minyak, melainkan air yang mengandung kapur dan belerang yang justru keluar,” jelas Irawan.

Pengeboran yang tidak menemukan minyak itu justru membuka jalan bagi munculnya fenomena alam yang kemudian menjadi daya tarik tersendiri.

Air terus mengalir membawa kandungan kapur. Tahun demi tahun, endapan tersebut menumpuk dan mengeras hingga membentuk gundukan batu kapur yang kini dikenal sebagai Air Mancur Batu Putih.

“Dulu semburan airnya cukup deras, tapi sekarang sudah berkurang karena jalur semburannya mulai tertutup endapan,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.