“Kami ingin memastikan layanan keuangan di lingkungan pemasyarakatan berjalan lebih modern, transparan, dan aman,” tegasnya.
Disampaikannya, salah satu bentuk dukungan yang ditawarkan adalah penerapan sistem transaksi digital melalui kartu Brizzi.
“Dengan pemanfaatan teknologi ini, warga binaan dapat melakukan transaksi non-tunai (cashless) di koperasi maupun warung Lapas. Kartu Brizzi bisa digunakan mereka untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari tanpa harus menggunakan uang tunai,” jelasnya.
Sistem cashless ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan dan ketertiban dalam transaksi keuangan, sekaligus mengurangi risiko penyalahgunaan uang tunai.
Selain itu, layanan digital juga memberikan kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi, sehingga mendukung transformasi layanan publik di lingkungan pemasyarakatan.






