Untuk lahannya tegas Yoppy kemungkinan tetap dilahan yang sama untuk pembangunan rumah baru mereka.
“Karena mereka kan sudah lama tinggal disini, Kita minta izin dengan PT KAI mengingat lahan tersebut lahan milik PT KAI. Untun besaran bantuannya Rp 20 juta per korban. Walaupun dengan anggaran segitu pembangunan rumahnya tidak seperti dulu yang penting layak untuk dihuni,” tegasnya.
Karena kondisi kebakaran ini bukan akibat kelalaian melainkan kesengajaan, sehingga BTT yang dianggarkan sebesar itu.
“Secepatnya bantuan ini akan dikeluarkan, agar mereka bisa segera membangun rumah mereka kembali.” ungkapnya.
Ia pun sangat menyayangkan kebakaran yang menyebabkan 10 rumah dan 1 gudang terbakar tersebut karena unsur kesengajaan.






