Ia menjelaskan, sejak diluncurkan pada 2023 hingga saat ini, Program Selangit Jemput Bola Anak Putus Sekolah telah membantu sekitar 30 anak agar dapat kembali bersekolah dan melanjutkan pendidikan.
Menurutnya, program tersebut juga merupakan bentuk implementasi program prioritas Bupati Musi Rawas dan Wakil Bupati Musi Rawas dalam mewujudkan visi Musi Rawas Mantab Berkelanjutan, khususnya pada sektor peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang merata.
Misbahuddin berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi solusi bagi anak-anak yang berpotensi putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
“Harapan kami, ke depan tidak ada lagi anak-anak di Kecamatan Selangit yang putus sekolah atau gagal melanjutkan pendidikan hanya karena orang tuanya tidak mampu membeli perlengkapan sekolah,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberlangsungan program tersebut, terutama para kepala desa yang telah mengalokasikan Dana Desa untuk membantu warganya memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Semoga kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, PKK, dan seluruh elemen masyarakat ini terus terjaga sehingga semakin banyak anak-anak Selangit yang dapat meraih cita-citanya melalui pendidikan,” tutpnya.






