Butuh Anggaran Sekitar Rp 33 Miliar, Wali Kota Lubuk Linggau Sebut Bakal Kaji Ulang Terkait Tuan Rumah Porprov

oleh -4 Dilihat
Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat.

KORANLIPOS.COM-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat dalam berbagai kesempatan selalu menyampaikan, jika kondisi keuangan daerah saat ini memang sedang tidak baik-baik saja.

Pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) serta efesiensi membuat pemerintah daerah harus memilih, antara kesejahteraan dan pemerdayaan atau infrastruktur.

Selama ini jelas Yoppy, sapaan akrabnya jika untuk infrastruktur Pemkot berkolaborasi dengan Pemprov Sumsel melalui Bantuan Keuangan atau dana BKBK.

“Tapi ternyata ditahun 2026, BKBK ditiadakan karena ada instruksi dari BPK harus menyelesaikan di SPH. Sementara anggaran kita sudah dipos ke kesejahteraan baik TPP untuk ASN, pemberian santunan kematian, berobat gratis, untuk insentif RT, tokoh keagamaan hingga pekerja sosial,” jelas Yoppy.

BACA JUGA | PORPROV jadi Uji Nyali Walikota Lubuk Linggau, Gubernur Herman Deru Siap Mendukung

Untuk itu, saat ini pun terkait Lubuk Linggau sebagai tuan rumah Porprov pun masih terus mereka kaji apakah kondisi keuangan mampu atau tidak.

“Masih kita kaji ulang. Karena meskipun dalam pelaksanaannya nanti kita sharing dana dengan Pemprov Sumsel, kita tetap harus menyiapkan anggaran lebih kurang Rp 33 miliar. Ini harus kita kaji lagi, efek dominonya berapa. Apakah sesuai dengan dana yang kita anggarkan,” ungkap Yoppy.

Yoppy menyebut, butuh kajian yang mendetil di kondisi saat ini yang tidak bisa menganggarkan untuk infrastruktur.

“Intinya, ini masih butuh kajian lagi,” tegansya.

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.