Adi menegaskan, Sholat Istisqa tidak semata-mata dimaknai sebagai ritual untuk meminta hujan.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.
“Bukan hanya sholat, tetapi juga harus dibarengi dengan memperbaiki diri, mengurangi maksiat, menunaikan zakat dan menjaga lingkungan,” tegasnya.
BACA JUGA : Darurat Kabut Asap Karhutla, Jadwal Masuk Sekolah jadi Pukul 09.00 WIB
Sholat Istisqa juga dapat dilaksanakan di lapangan agar lebih banyak masyarakat yang dapat mengikuti.
Bahkan, apabila setelah pelaksanaan sholat hujan belum turun, Sholat Istisqa dapat kembali dilaksanakan dengan meningkatkan kekhusyukan dan memperbanyak doa.
“Intinya, Istisqa itu bukan mantra meminta hujan, tetapi bentuk taubat bersama dan merendahkan diri kepada Allah SWT,” tutupnya.






