Bukan Sekadar Minta Hujan, Sholat Istisqa Momentum Taubat dan Introspeksi

oleh -70 Dilihat
Penyuluh Agama Islam KUA Lubuk Linggau Timur I sekaligus Wakil Ketua PC NU Kota Lubuk Linggau, Adi Sulistio, S.Pd.I.

Pada rakaat pertama dilakukan takbir sebanyak tujuh kali, kemudian membaca Al-Fatihah dan surat Al-Qur’an.

Sedangkan rakaat kedua dilakukan takbir sebanyak lima kali, dilanjutkan membaca Al-Fatihah dan surat Al-Qur’an.

Setelah sholat, dilanjutkan dengan dua khutbah. Pada khutbah kedua dianjurkan memperbanyak istighfar dan memanjatkan doa memohon hujan kepada Allah SWT.

Jamaah juga disunnahkan membalik selendang atau pakaian luar yang dikenakan ketika berdoa.

BACA JUGA : Pemkab Musi Rawas Gelar Sholat Istisqa, Berdoa Agar Allah SWT Turunkan Hujan

Hal tersebut menjadi simbol permohonan agar Allah SWT membalikkan keadaan dari kekeringan menjadi turunnya hujan.

Selain itu, saat berdoa istisqa, imam dianjurkan mengangkat tangan tinggi-tinggi dengan telapak tangan menghadap ke langit.

Salah satu doa yang dapat dibaca yakni: “Allahumma asqina ghaithan mughiitsan marii’an marii’an naafi’an ghaira dhaarrin ‘aajilan ghaira aajil.”

Artinya, “Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang lebat, bermanfaat, tidak membahayakan, segera dan tidak ditunda.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.