Sementara syarat sahnya sama seperti sholat pada umumnya, yakni suci dari hadas besar dan kecil, badan, pakaian serta tempat sholat dalam keadaan suci, menutup aurat, menghadap kiblat dan dilaksanakan setelah masuk waktunya.
“Sholat Istisqa dilakukan pada pagi hari setelah matahari naik, dan waktu yang paling afdhol sekitar pukul 07.00 sampai 09.00,” terangnya.
Selain syarat tersebut, terdapat sejumlah amalan yang dianjurkan sebelum pelaksanaan Sholat Istisqa.
Umat Islam dianjurkan memperbanyak taubat dan meninggalkan perbuatan maksiat, kezaliman serta ghibah.
Kemudian, jamaah dianjurkan keluar untuk melaksanakan sholat dengan khusyuk dan tawadhu, menggunakan pakaian sederhana serta tidak berlebihan dalam berhias.
“Disunnahkan juga berpuasa selama tiga hari sebelumnya, memperbanyak istighfar dan bersedekah, terutama membantu fakir miskin,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Sholat Istisqa terdiri dari dua rakaat dan tidak didahului azan maupun iqamah.
Tata caranya menyerupai Sholat Idul Fitri dan Idul Adha.





