Budidaya Alpukat Dinilai Menjanjikan di Musi Rawas

oleh -31 Dilihat
Pohon alpukat jenis Red Vietnam di kebun Joni Prasetyo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, mulai berbuah dengan ukuran cukup besar dan daging tebal, hasil budidaya di dataran rendah
Pohon alpukat jenis Red Vietnam di kebun Joni Prasetyo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, mulai berbuah dengan ukuran cukup besar dan daging tebal, hasil budidaya di dataran rendah

KORANLIPOS.COM – Maraknya kasus pencurian buah alpukat yang terjadi di Kota Lubuk Linggau dalam beberapa hari terakhir menjadi bukti komoditas ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan besarnya permintaan pasar terhadap buah alpukat di wilayah Lubuk Linggau dan Kabupaten Musi Rawas.

Di Kabupaten Musi Rawas sendiri, budidaya alpukat dinilai memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Selain harga jual yang relatif stabil, alpukat merupakan tanaman yang tidak mengenal musim sehingga dapat dipanen sepanjang tahun.

Kondisi ini membuat alpukat berpotensi menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi para petani.

Salah seorang pelaku usaha budidaya sekaligus penjual bibit alpukat dan berbagai tanaman buah lainnya di Kabupaten Musi Rawas, Joni Prasetyo, mengatakan wilayah Musi Rawas sangat cocok untuk pengembangan tanaman alpukat, asalkan petani memilih varietas yang sesuai dengan kondisi daerah.

Usaha pembibitan dan kebun milik Joni berada di Jalan Muchta Aman, Desa Tamba Asri, Kecamatan Tugumulyo.

Menurutnya, alpukat merupakan tanaman yang relatif mudah dibudidayakan. Namun, keberhasilan budidaya sangat ditentukan oleh kualitas bibit yang digunakan.

Ia menyarankan petani memilih bibit yang berasal dari pohon induk unggul yang telah beberapa kali berbuah atau membeli dari penjual bibit yang telah terbukti menjaga kualitas dan keaslian varietas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.