BRIN Kaji Risiko Kebakaran Kendaraan Listrik di Kapal Feri

oleh -6 Dilihat
Ilustrasi kapal feri di Korea Selatan.(UNSPLASH/RED SHUHEART)
Ilustrasi kapal feri di Korea Selatan.(UNSPLASH/RED SHUHEART)

Perbedaan karakteristik tersebut menjadi pertimbangan dalam menentukan strategi penanganan kebakaran kendaraan listrik di kapal.

“Pengendalian kebakaran sangat penting. Kita harus memahami karakteristik api dan perilaku baterai,” kata Ayudia.

Penelitian BRIN selanjutnya akan memasuki tahap pengujian menggunakan kendaraan listrik secara utuh. Pengujian ini diperlukan untuk mengetahui apakah karakteristik baterai tetap sama setelah terintegrasi dengan sistem pengaturan baterai serta berbagai komponen kendaraan lainnya.

Hasil penelitian tahun pertama dan pengujian lanjutan pada tahun kedua nantinya diharapkan dapat menjadi masukan dalam penyusunan pedoman transportasi kendaraan listrik serta prosedur penanganan kebakaran di kapal.

Kajian berikutnya juga akan mencakup kesiapan awak kapal dalam merespons kondisi darurat, termasuk kemampuan menjalankan prosedur penanganan kebakaran dan proses evakuasi penumpang maupun kendaraan.

Dengan kajian tersebut, BRIN berharap sistem keselamatan transportasi penyeberangan dapat disiapkan secara lebih baik seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.