Ia menjelaskan, hingga saat ini sebanyak tujuh armada pengangkut sampah masih tetap beroperasi seperti biasa untuk melayani pengangkutan sampah di wilayah Kabupaten Musi Rawas.
Namun, apabila usulan penambahan anggaran tidak disetujui, pihaknya memperkirakan anggaran operasional yang tersedia hanya mampu bertahan hingga Oktober 2026.
“Kalau tidak ada penambahan anggaran, kemungkinan bulan Oktober anggaran operasional kami sudah habis. Padahal selama ini kami sudah melakukan penghematan semaksimal mungkin,” jelasnya.
Yudi berharap usulan tambahan anggaran tersebut dapat disetujui sehingga pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan normal dan tidak mengganggu kebersihan lingkungan di Kabupaten Musi Rawas.
“Kami berharap di anggaran perubahan nanti mendapatkan tambahan anggaran sehingga pelayanan pengangkutan sampah bisa terus dilaksanakan secara berkesinambungan,” harapnya.
Sementara itu, sebelumnya Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas dari Fraksi PKS, Suhari, menyampaikan pembahasan APBD Perubahan diperkirakan akan dilaksanakan pada Agustus atau September 2026. Hasil pembahasan tersebut nantinya akan menentukan usulan tambahan anggaran, termasuk untuk kebutuhan operasional DLH.
Anggaran untuk Beli Dexlite, DLH Musi Rawas Andalkan APBD





