Temuan ulat tersebut juga menurutnya, hanya ada di satu ompreng.
“Yang terima baru tahu ada ulat setelah sampai di rumah. Dia langsung menghubungi pihak posyandu melaporkan temuan tersebut dan langsung diganti. Yang buat video warga dirumahnya, bukan di posyandu,” tegasnya.
Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Lubuk Linggau, Desi Puspasari saat dikonfirmasi juga membenarkan dan sudah mengetahui terkait temuan ulat tersebut.
“Benar tadi sudah dikonfirmasi sama kepala SPPG nya, dan sudah langsung diganti. Menurut mereka nasinya nggak sempat dimakan. Dan sepertinya ulat itu dari berasnya, karena posisi ulatnya sudah mati,” jelas Desi.





