“Tapi kasihan yang bergantung hidupnya disini. Makanya saya berharap negara ini hadir dan kita fikirkan jalan keluarnya sama-sama, seperti apa. Masyarakat mau bagaimana ? Kerusakan Lingkungan bagaimana ? Ini kan keserakahan para pemodal besar,” jelasnya.
Devi mengaku sangat berharap dan menyambut jika pemerintah pusat, APH mau datang melihat langsung lokasi PETI di Muratara, sehingga bisa sama-sama menyelesaikannya secara komprehensif.
BACA JUGA: Hasil Seleksi Paskibraka Muratara 2026, SMAN Surulangun Loloskan 15 Pelajar
“Saya sudah minta camat, kades dan unsur tripika turun dan hentikan semua giat ilegal emas ini, karena mereka lah yang paling tahu dari semua kehidupan dan kerusakan didesa desa dan wilayahnya. Sekarang selesai atau tidak tergantung camat, kades, dan unsur hukum wilayah kecamatan ada polisi dan di backup oleh TNI. Saya akan terus lobby kementerian dan lembaga untuk melakukan tindakan secara aturan besar dinegara ini,” tegasnya lagi.





