Program tersebut memberikan apresiasi sebesar Rp100 ribu untuk setiap anak yang direkomendasikan.
Yoga menjelaskan, prestasi akademik yang digunakan untuk jalur prestasi tidak harus diperoleh pada jenjang kelas tertentu.
Prestasi ranking 1 sampai 10 besar yang pernah diraih dapat menjadi bukti, selama terdapat dokumen pendukung.
“Misalnya kelas 1 pernah ranking 1, kelas 2 tidak mendapatkan ranking, kemudian kelas berikutnya mendapatkan lagi, tetap bisa digunakan. Yang penting ada bukti prestasinya,” jelasnya.
BACA JUGA : Telantarkan Bayi Hubungan Terlarang, Oknum Mahasiswi dan Ayah asal Muratara Dijerat Pasal Berlapis
Ia menambahkan, salah satu keunggulan SMA IT Al Qudwah adalah perpaduan pendidikan akademik dengan penguatan fondasi keislaman.
Selain pembelajaran agama, nilai-nilai Islam juga diterapkan dalam proses pembelajaran.
Di sisi akademik, sekolah juga mempersiapkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.
Siswa mendapatkan bimbingan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), persiapan jalur SNBP hingga SNBT.







