Mereka diminta menjadi teladan bagi teman-temannya, khususnya dalam membangun karakter dan mencegah perilaku perundungan atau bullying.
“Perkuat karakter anak-anak. Terutama sekarang ini ada kecenderungan anak-anak terlibat bullying. Anda harus menjadi role model bahwa itu tidak baik,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghargaan, Ditjen Pendidikan Islam memberikan satu laptop kepada masing-masing dari empat anggota Paskibraka Nasional tersebut.
Pemberian laptop diharapkan dapat mendukung aktivitas pendidikan mereka sekaligus menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan prestasi.
Dirjen juga meminta keempat pelajar tersebut tidak berhenti berprestasi setelah menyelesaikan tugas sebagai Paskibraka.
“Semoga kalian menjadi role model yang baik dan sukses mencapai cita-cita masing-masing. Terus berkontribusi untuk bangsa dan negara,” jelasnya.
Perwakilan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan keterlibatan pelajar madrasah dalam Paskibraka menunjukkan tren positif.
Jumlah anggota Paskibraka yang berasal dari madrasah disebut terus mengalami peningkatan setiap tahun.







