Mengacu pada subsektor ekonomi kreatif yang ditetapkan pemerintah, berbagai komunitas di Kota Lubuk Linggau dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung suksesnya CFN.
Selain pelaku UMKM, sejumlah komunitas seni seperti grup angklung, cosplay, hingga barongsai juga direncanakan turut tampil dan meramaikan kegiatan tersebut.
Dengan demikian, CFN diharapkan menjadi wadah bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus pengembangan kreativitas masyarakat Kota Lubuk Linggau.
Sebelumnya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Lubuk Linggau, H Resta Irawan Putra, mengatakan pelaksanaan Car Free Night akan berlangsung di sepanjang kawasan Simpang RCA hingga Masjid Agung As-Salam dijadwalkan dimulai pukul 17.30 WIB hingga 23.00 WIB.
BACA JUGA : Pemkot Lubuk Linggau Segera Aktifkan CFD dan Car Free Night Sabtu Malam
“Untuk tahap awal, pelaksanaan Car Free Night Sabtu malam ini masih tahap uji coba dan evaluasi,” ungkap Resta.
Menurutnya, Car Free Night tidak hanya menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk berkumpul dan beraktivitas, tetapi juga akan melibatkan berbagai komunitas kreatif, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta komunitas seni dan budaya.
Pada pelaksanaan perdana ini nanti disampaikannya, tentu masih dalam tahap uji coba CFN, tetapi seiring itu juga akan dilakukan pendataan terhadap UMKM yang berpartisipasi.
“Untuk pendataan pedagang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta dinas terkait yang membidangi UMKM. Ini masih uji coba, nantinya akan menjadi bahan evaluasi pada tahap berikutnya,” jelasnya.







