“Kegiatan ini bukan hanya untuk anak, tetapi orang tua juga bisa belajar,” jelasnya.
Sementara Kepala Kemenag Kota Lubuk Linggau Dr. H. Hasanudin, S.Ag., M.H.I. mengapresiasi kegiatan yang digelar IGRA tersebut.
Ia berharap praktik manasik haji tidak hanya menjadi pembelajaran bagi anak, tetapi dapat menumbuhkan keinginan mereka untuk suatu saat berangkat ke Tanah Suci.
“Pagi hari ini anak-anak selain belajar mengenalkan syariat Islam yang kelima, juga senantiasa berdoa semoga nanti memiliki keinginan untuk berangkat haji dan umrah,” jelas Hasanudin.
BACA JUGA : Kemenhaj Upayakan Biaya Haji 2027 Turun
Ia menjelaskan, salah satu syarat melaksanakan ibadah haji adalah memiliki kemampuan, baik secara ekonomi maupun fisik.
Karena itu, sejak dini anak-anak perlu diberikan pemahaman dan pengalaman mengenai pelaksanaan ibadah haji.
Hasanudin juga meminta para guru dan kepala RA terus membimbing anak-anak agar mengenal, memahami dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik rangkaian manasik haji yang dibimbing oleh para pembimbing pada setiap pos.





