Ia menjelaskan, untuk pajak galian C, sumber objek pajak berada di sejumlah OPD seperti DPUPR, Dinas Kesehatan, dan DPRKP.
Kegiatan yang berkaitan dengan galian C di OPD tersebut menjadi faktor utama rendahnya capaian.
BACA JUGA: Wawako Lubuk Linggau Buka Lomba Gerak Jalan SD Putri Tahun 2026
Sementara, rendahnya realisasi PBB juga disebabkan masalah akurasi data yang memang saat ini data yang digunakan masih mengacu pada KPP Pratama pada saat penyerahan ke Pemda.
“Dengan adanya hal ini menimbulkan banyak data ganda, serta ketidaksesuaian dengan objek pajak,” ungkapnya.







