Pahni menjelaskan, selain memberikan fasilitas bagi pelaku UMKM, keberadaan food court ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penyediaan ruang usaha yang representatif bagi pedagang makanan dan minuman.
“Keberadaan food court ini tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga diharapkan menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk berkumpul, bersantai, dan menikmati suasana kota,” ungkapnya.
Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya, Aries Sandratama menjelaskan, sejumlah penunjang pedagang telah hampir rampung, seperti jaringan listrik untuk kebutuhan penerangan malam hari dan operasional peralatan elektronik pedagang telah tersedia, namun masih menunggu aliran listrik PLN.
“Begitu juga kebutuhan air, penyediaan jaringan air bersih dari PDAM serta pembangunan sistem drainase untuk mendukung kebersihan dan kenyamanan kawasan juga akan disiapkan dan ditargetkan selesai sebelum 17 Oktober 2026,” jelasnya.
BACA JUGA : Pendataan Ulang Pedagang Food Court Merdeka Juara, Tak Aktif Tak Bisa Diganti
Tidak hanya itu diungkapkannya, pemasangan keramik pada setiap kios dan area pelataran juga telah dilakukan sehingga memberikan kesan rapi dan modern pada kawasan kuliner tersebut.
Ia berharap Merdeka Juara Food Court dapat menjadi salah satu hasil pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Momentum HUT ke-25 Kota Lubuk Linggau juga dinilai menjadi kesempatan yang tepat untuk memperkenalkan fasilitas publik baru yang dapat mendukung aktivitas sosial dan perekonomian daerah.
Kedepan, Merdeka Juara Food Court diharapkan tidak hanya menambah fasilitas publik di Kota Lubuk Linggau, tetapi juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha, memperluas pemasaran produk, serta meningkatkan pendapatan masyarakat.





