Meski DPRKP dilanjutkannya, tentu ini untuk peran dalam pengusulan dan pengawasan, pelaksanaan program sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kementerian PKP.
Program tahap 2 ini ditargetkan selesai hingga akhir tahun jelasnya, saat ini masih dalam tahap pra-pembangunan, yang menjadi langkah awal menuju realisasi fisik rumah layak huni.
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga, khususnya mereka yang tinggal di rumah tidak layak huni,” harapnya.
BACA JUGA: Bedah RTLH di Lubuk Linggau Masuki Tahap Pra-Pelaksanaan, Tim Kemen PKP Sudah Verifikasi
Sinergi antara Kementerian PKP, DPRKP, dan TFL menjadi kunci keberhasilan. Dengan koordinasi yang baik, pelaksanaan tahap kedua diperkirakan dapat dimulai pada akhir September atau awal Oktober.
Program Bedah Rumah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi sosial yang diharapkan mampu mengangkat taraf hidup warga dan memperkuat fondasi kesejahteraan di daerah.





