Ponpes Al Madani Lubuk Linggau Sukses Gelar Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen

oleh -35 Dilihat
Pimpinan Ponpes Al Madani, Abi Moh Arpan Haj, M.Pd membuka Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen, Rabu 7 Oktober 2026. Foto : Dokumen Ponpes Al Madani.
  1. Materi tentang Hakikat Kepemimpinan yang disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Madani, Abi Moh Arpan Haj, M.Pd.
  2. Materi Manajemen Komunikasi dan Negoisasi untuk Pemimpin oleh Kepala MA Al Madani, Dhiny Eka Putri, M.Pd
  3. Memimpin dengan hati membangun keteladanan serta menjadi mitra belajar yang harmonis, oleh Ustadz Dr. Zuhri, S.Sos.I, M.Pd.I
  4. Menjadi Mua’allim, Pengurus Organisasi Santri dan Thalobul Ilmi yang Ideal, oleh Ustadz Dr. Joko Andi, M.Pd
  5. Manajemen Pemberian Sanksi Berjenjang dan Teknik Pengambilan Keputusan oleh Ustadz Doni Jahri, S.Pd yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Kesantrian Ponpes Al Madani.
  6. Kepanduan (Pedoman PBB dan Upacara) oleh Ustadz Nasrun Najib, S.Pd yang menjabat sebagai Kepala Ekstrakurikuler Santri Ponpes Al Madani.
  7. Penguasaan Program Kerja Berdasarkan LPJ oleh Ustadz Rian Nopri, M.Pd yang menjabat sebagai Kepala Bagian Pengajaran Ponpes Al Madani, dan
  8. Mengelola Agenda, Keuangan dan Inventaris oleh Henny Marlia, S.Pd yang menjabat Bagian Keuangan Ponpes Al Madani.

Abi Arpan menyebut, puncak dari kegiatan ini adalah penyerahan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dari pengurus yang lama, penyampaian visi dan misi calon pemimpin, dan pemilihan ketua ORSAMA.

“Selama beberapa hari pelatihan ini, peserta berkemah di halaman pesantren, karena ini sebagai bagian dari pendidikan kepemimpinan dan keorganisasian,” tuturnya.

Kegiatan PKM dikoordinir Ketua Panitia Ustadz Arwanto.

BACA JUGA : Parade Konsulat Ponpes Al Madani Lubuk Linggau, Merawat Keragaman Dalam Momentum HUT ke-81 RI

Abi Arpan menjelaskan, tujuan PKM adalah sebagai berikut :

  1. Mencetak kader pemimpin yang berakhlak mulia, bertanggung jawab dan siap mengabdi kepada umat, dalam hal ini mereka akan melayani anggotanya.
  2. Membekali ilmu kepemimpinan, karena nantinya santri mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai pemimpin.
  3. Melatih kemampuan manajemen, yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi.
  4. Mempersiapkan calon pengurus Organisasi Santri Al Madani agar mampu menjalankan organisasi dengan baik.
  5. Menanamkan sikap, siap memimpin dan siap dipimpin. Jadi termasuk pengurus yang lama, dia akan kembali menjadi anggota biasa lagi, walapun anggota istimewa.
  6. Mengembangkan potensi, kreativitas dan inovasi santri dalam menyelesaikan persoalan-persoalan organisasi santri nantinya.
  7. Menyiapkan regenerasi kepemimpinan.

Diharapkan dari pelatihan ini, santri dapat menjadi pemimpin yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktekan kepemimpinan, menjadi teladan dalam akhlak dan dapat bekerjasama melaksanakan amanah dengan baik.

Pelatihan ini sebagai bagian dari proses kaderisasi untuk membentuk kepemimpinan yang berilmu, berakhlak dan terampil, serta dapat mengabdi kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.