KUYPJ NusaSynergy 2026 menjadi momentum penting dalam membangun dan memperluas jejaring kerja sama antara institusi pendidikan tinggi di Indonesia dan Malaysia.
Dalam sambutannya, Tn. Hj. Mohd Fahmi bin Salam, Ketua Pegawai Eksekutif Kumpulan Pendidikan YPJ, menyampaikan bahwa KUYPJ NusaSynergy 2026 merupakan platform kolaborasi strategis yang mempertemukan KUYPJ dengan berbagai institusi dan mitra dari Malaysia dan Indonesia.
Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), kerja sama ini diarahkan untuk memperluas jaringan regional sekaligus membuka peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi institusi, sivitas akademika, mahasiswa, komunitas, maupun dunia industri.
Bagi Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar Lubuklinggau, keterlibatan dalam kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring internasional dan membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan, peningkatan kapasitas akademik, pertukaran pengetahuan, serta berbagai bentuk kerja sama kelembagaan yang relevan.
BACA JUGA : Baru Satu Kandidat Daftar Pemilihan Rektor UIN Al-Azhaar Lubuk Linggau, Panitia Perpanjang Waktu Pendaftaran
Khususnya bagi Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, kerja sama internasional ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi penguatan wawasan global mahasiswa dan dosen, pengembangan jejaring akademik, serta pertukaran pengalaman dalam menghadapi dinamika industri keuangan dan perbankan syariah di tingkat regional.





