3. Penguatan jejaring dan kolaborasi antar-SIT sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan Islam Terpadu.
Ketua JSIT Indonesia Daerah Lubuklinggau Emilda Ferawati, S.Pd.Gr, didampingi Ketua JSIT Indonesia Daerah Musi Rawas Yoga Prasetya, M.Pd dan Ketua JSIT Indonesia Daerah Musi Rawas Utara (Muratara) Regi Yasika, S.E.,M.E menjelaskan, rangkaian kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kompetensi guru sekaligus mempererat sinergi antar pemangku kepentingan dalam memajukan Sekolah Islam Terpadu.

Rangkaian kegiatan ini mengacu pada tema nasional Milad JSIT Indonesia ke-23, Berkolaborasi dan Berinovasi “Menguatkan Kolaborasi, Meningkatkan Mutu, Mewujudkan Generasi Qur’ani.”
BACA JUGA: Cukup Modal Smartphone, Agen BRILink BRI Lubuk Linggau Beri Nilai Tambah Ekonomi
“Tema tersebut kami implementasikan melalui peningkatan kompetensi guru Al-Qur’an dan penguatan sinergi antara JSIT, yayasan, serta kepala sekolah dalam membangun pendidikan Islam yang berkualitas dalam bentuk kegiatan Pelatihan Guru Al-Qur’an (Tahsin) Metode Ilman Wa Ruhan (IWR) bagi guru Al-Qur’an SIT yang diikuti oleh 200 peserta denga narasumber Ustadzah Misdanial, S.Pd.I.Gr dan Ustadzah Salma Najibah, S.Pd,” jelas Ustadzah Emilda.
200 Peserta ini terdiri dari guru Al-Qur’an PAUDIT/TKIT, SDIT, SMPIT, dan SMAIT Se-LIMATARA.
Ustadzah Emilda menjelaskan, pelatihan ini tidak berhenti pada kegiatan dua hari saja. Setiap peserta diwajibkan menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan diterapkan di sekolah masing-masing.









