Dari proses tersebut, sekitar 35 siswa diterima menjadi pengurus.
“Cukup antusias. Tahun ini sekitar 50 siswa yang berminat, kemudian kami seleksi dan yang kami terima sekitar 35 siswa,” katanya.
Saat ini, proses pembentukan kepengurusan OSIM baru masih menunggu tahapan pemilihan dan pengukuhan.
BACA JUGA : Rehab Venue Butuh Rp 80 Miliar, Gubernur Tetap Dukung Lubuk Linggau jadi Tuan Rumah PORPROV 2027
Setelah pengukuhan, sekolah akan menyusun struktur kepengurusan OSIM untuk periode berikutnya.
Dengan adanya ketentuan SNBP 2026 tersebut, pihak sekolah berharap siswa tetap termotivasi aktif dalam organisasi.
Sebab, kegiatan OSIS/OSIM tidak hanya berkaitan dengan jalur masuk perguruan tinggi, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kepemimpinan, tanggung jawab dan kemampuan berorganisasi.






