“Data itu dikembalikan karena katanya ada yang salah dalam pendataan peserta. Namun, sudah langsung dikoreksi dan kita ambil data perbaikan dari madrasah yang bersangkutan. Dan itu sudah selesai dan telah diserahkan pada Senin 19 Oktober 2026,” jelasnya.
Pengajuan data ini diungkapkannya diperuntukkan bagi seluruh siswa kelas satu MI dan MTS, baik negeri maupun swasta.
Ia juga mengatakan dengan telah dilakukan pembenahan dan koreksi berkas, data terbaru telah diajukan kembali oleh pihak MI dan MTs ke Kemenag.
Mengenai kepastian realisasi, ia menyampaikan hingga saat ini belum ada jadwal pasti yang disampaikan, meski sempat beredar informasi mengenai potensi realisasi di akhir tahun.
BACA JUGA : Semua Siswa SD dan SMP Bakal Dapat Seragam Gratis
“Informasi terakhir yang kami terima, pihak madrasah memang akan diakomodir. Namun untuk kepastian, kita masih menunggu info resmi. Yang jelas, tugas kita mengumpulkan dan menyerahkan data sesuai yang diminta,” tambahnya.
Ia berharap dengan telah dilakukan pengajuan kembali perbaikan data ini tentu bisa berjalan lancar, sehingga seluruh siswa kelas satu MI dan MTs negeri maupun swasta bisa mendapatkan bantuan,” harapnya.
Sementara untuk pemberian Seragam Sekolah Gratis untuk siswa siswi MI (Madrasah Ibtidaiyah) dan MTs (Madrasah Tsanawiyah) masih menunggu ketok palu APBD perubahan tahun 2026.
“Anggaran sudah tersedia. Tinggal evaluasi dan ketok palu dari Gubernur. Setelah ketok palu, langsung berproses. Jadi selain siswa SD dan SMP, insyaAllah siswa MI dan MTs juga dapat seragam dari Pemkot Lubuk Linggau,” jelasnya.





