KORANLIPOS.COM-Musim kemarau yang masih berlangsung hingga saat ini, berdampak terhadap sumber air baku PDAM Tirta Bukit Sulap Lubuk Linggau.
Saat ini, sumber air baku dari Sungai Apur debit airnya alami penurunan.
Kondisi ini disampaikan oleh Divisi Hukum dan Humas PDAM Tirta Bukit Sulap Lubuklinggau, Ferry Isrop saat dibincangi, Selasa 20 Oktober 2026.
Ferry mengaku, menurunya debit air yang menlamai penurunan menyebabkan pendistribusian air bersih ke ribuan pelanggan terganggu.
BACA JUGA : Tingkatkan Layanan, PDAM Tirta Bukit Sulap Lubuk Linggau MoU dengan PT Mustika Jimbaran Indah Jakarta
“Sebab pendistribusian air menjadi berkurang, dari 40 liter per detik sebelumnya kini tidak sampai lagi hampir 50 persen ,” jelas Ferry Isrop.
Faktor lainnya kenapa distribusi air ke pelanggan dari Sungai Apur menyusut, ia juga menyebut diduga karena adanya illegal tapping.
Pihaknya memperkirakan, saat ini ada sekitar 2.000 pelanggan yang terdampak, yakni pelanggan di daerah Watas, Kayu Ara, sebagian Jalan Yos Sudarso, Bandung Ujung dan Bandung Kiri.
“Dampaknya ke pelanggan Air debitnya mengecil dan terbatas,” ungkapnya.






