Meski begitu, PDAM tetap berkomitmen membantu warga. Air bersih diberikan secara gratis bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Sementara itu, bagi warga yang mampu membeli hasil penjualan digunakan untuk mendukung biaya operasional.
“Jika ada warga yang membawa kendaraan pribadi atau tangki sendiri, kami siap membantu pengisian,” tambah Suhada.
Ia menegaskan, PDAM tidak bisa menjanjikan distribusi air bersih setiap saat karena bergantung pada kondisi kendaraan.
BACA JUGA : PDAM TBS Lubuk Linggau Bakal Tindak Pelanggan Ilegal, Pemasukan Minus akibat Sambungan Ilegal
“Kalau mobil sehat, kami akan berusaha menyalurkan. Namun jika rusak, mohon dimaklumi,” tegasnya.
Ia berupaya untuk membantu, namun PDAM Tirta Bukit Sulap tentu tidak bisa muluk-muluk untuk menjanjikan dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan ini.
“Namun kami berusaha, namun tidak menjanjikan untuk terpenuhi karena kendala tersebut. tentu kami ingin sangat ingin menolong,” tegasnya.






