Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNPARI Yudisium Ratusan Mahasiswa, Dr Viktor : Jangan Takut Melangkah, Teruslah Belajar

oleh -29 Dilihat
Momen foto bersama disela kegiatan Yudisium ke-5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNPARI Kamis 8 Oktober 2026.

Gelar sarjana bukan akhir perjuangan, melainkan awal tanggung jawab untuk berkarya, mengabdi, dan memberi manfaat kepada masyarakat.

“Maka untuk alumni Prodi PJKR, jadilah pendidik dan penggerak hidup sehat, disiplin, sportif, dan berprestasi. Bagi lulusan Prodi Sosial Ekonomi Pertanian majukan pertanian dan berkontribusilah pada kesejahteraan petani serta ketahanan pangan. Bagi lulusan Prodi Kewirausahaan beranilah menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan pekerjaan. Lalu untuk alumni Prodi Desain Komunikasi Visual di manapun kalian berkerja dan mengabdi nantinya, hasilkan karya kreatif, bermakna, dan mampu menjadi solusi bagi masyarakat,” terangnya sembari mengajak para fresh gradate ini untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, jaga integritas, kuasai teknologi, bangun jejaring, dan jangan malu memulai dari bawah.

“Yakinlah, setiap orang memiliki waktu keberhasilannya. Maka, jangan membandingkan perjalanan diri dengan orang lain. Tetap berusaha, tangguh menghadapi kegagalan, dan jangan menyerah,” pesan Dr Viktor.

Setelah Yudisium, Dr Viktor mengajak para sarjana baru untuk mendatangi orang tua/wali.

BACA JUGA : Yudisium ke-V Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UNPARI, Dekan Bagikan 3 Kunci Sukses

“Berterima kasihlah pada mereka (orang tua,red). Minta maaf pada mereka. Dan minta ridho mereka agar jalan kalian ke depan makin dipermudah Allah SWT. Ingat pengorbanan orang tua dan jasa para dosen. Jaga nama baik keluarga, program studi, fakultas, dan universitas melalui sikap dan karya. Keberhasilan sejati bukan sekadar memperoleh gelar, pekerjaan, atau jabatan, tetapi ketika ilmu yang dimiliki mampu memberi manfaat bagi orang lain,” imbuhnya.

Dr Viktor juga mengingatkan para alumni untuk tidak takut melangkah, jangan malu memulai dari bawah, dan jangan pernah berhenti belajar.

“Banggakan almamater melalui karya, karakter, dan pengabdian,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.