Tidak hanya itu, pengajian bersama juga akan dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam setahun.
Pihaknya juga akan membantu sound system agar setiap dilaksanakan pengajian di 12 kelompok minang jadi menggaun serta semakin mempererat kekeluargaan.
Program kedua lanjutnya, akan melaksanakan kegiatan sosial dan penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk warga Minang.
“Insya Allah 100 hari kerja ini kami laksanakan. Kami segera membentuk panitia dan segera melaksanakan penyaluran bantuan UMKM. Ini bentuk kami bersiergi dengan Pemkot Lubuk Linggau. Dengan harapan melalui program ini kita bisa membantu masyarakat khsuusnya masyarakat minang di Lubuk Linggau, dan meringankan Pemkot. Bantuannya Rp 2 Juta dnegan target 100 UMKM untuk tahun ini,” ungkapnya.
BACA JUGA : Launching Wisata Ibu SuRi di Lubuk Linggau, Nikmati Keindahan Curug Leko dengan Air Terjun Bertingkatnya
“Saciok bak ayam, sadancuang bak basi. Kalau basatu, nan barek samo dipikua, nan ringan samo dijinjiang. Inilah semangat yang ingin kita bangun di IKM,” tegas Epi.
Lalu program ketiga menghidupkan kembali seni, budaya dan olahraga Minang, terutama bagi generasi muda.
“Kita ingin seni budaya Minang dibangkitkan kembali, termasuk mengadakan berbagai lomba. Kemudian generasi muda juga kita dorong untuk menghidupkan kembali olahraga, khususnya sepak takraw dan sepak bola bagi anak-anak Minang,” jelasnya.
Wali Kota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat juga dalam kesempatan itu menyampaikan keyakinannya IKM Lubuk Linggau di bawah kepemimpinan H Epi Syamsul Komar Rajo Mudo akan semakin bersatu dan solid.





