Guru didampingi untuk mengemas sumber belajar dari lingkungan sekitar menjadi media pembelajaran yang lebih menarik, kreatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan.
Ketua Tim PkM, Dr. Zico Fakhrur Rozi, M.Pd.Si., mengatakan bahwa lingkungan sekitar sekolah memiliki banyak potensi yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar.
“Bahan alam di sekitar kita memiliki potensi yang besar untuk dijadikan sumber belajar. Melalui kegiatan ini, guru didampingi agar mampu mengintegrasikan bahan alam dengan media pembelajaran berbasis digital sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan menarik bagi peserta didik,” tuturnya.
Menurutnya, pendekatan tersebut juga dapat mendorong peserta didik untuk lebih mengenal dan peduli terhadap lingkungan.
BACA JUGA : Semarak PKKMB UNPARI 2026: 13 UKM Unjuk Aksi, Ajak Mahasiswa Baru Berkarya dan Berprestasi
Dengan memanfaatkan teknologi digital, objek-objek yang terdapat di lingkungan sekitar dapat didokumentasikan dan dikembangkan menjadi bahan pembelajaran yang lebih interaktif.
Para guru mengikuti kegiatan dengan antusias. Selain mendapatkan materi, peserta juga terlibat dalam sesi diskusi dan tanya jawab serta berbagi pengalaman mengenai pemanfaatan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar.
Tim PkM berharap pendampingan tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi guru SMPN Suka Raya, khususnya dalam meningkatkan kreativitas dan keterampilan mengembangkan media pembelajaran.
Guru diharapkan dapat menerapkan hasil pendampingan dalam proses pembelajaran serta mengoptimalkan potensi lingkungan sebagai sumber belajar berbasis digital.






