Dengan adanya tambahan modal dijelaskannya, pelaku usaha mampu memperluas kegiatan bisnisnya dan menyerap lebih banyak tenaga kerja.
Disampaikannya, program KUR terbukti mendorong ekspansi usaha masyarakat.
“Misalnya sebuah warung kecil yang sebelumnya hanya mempekerjakan dua hingga tiga orang kini mampu menambah tenaga kerja setelah mendapatkan suntikan modal,” jelasnya.
Hal ini tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi dilajutkannya, tetapi juga memperluas kesempatan kerja, sehingga berkontribusi pada penurunan angka pengangguran dan kemiskinan di wilayah Lubuk Linggau.
BACA JUGA: Modal Usaha Makin Mudah, KUR BRI Lubuk Linggau Solusi Favorit Petani dan Pedagang
Selain itu ia kembali mengungkapkan, KUR memberikan akses pembiayaan dengan suku bunga yang kompetitif.
“Skema ini dirancang agar tidak memberatkan pelaku usaha dalam pembayaran angsuran, sehingga mereka dapat lebih fokus pada pengembangan usaha,” katanya.
Dengan demikian harapkannya, KUR menjadi instrumen inklusi keuangan yang efektif, memperluas jangkauan layanan perbankan hingga ke sektor usaha kecil yang sebelumnya sulit mendapatkan akses kredit formal.







