Ia mengapresiasi langkah Pemkab Muba, Kodim 0401 Muba dan seluruh jajaran yang dinilai telah berupaya maksimal dalam menghadapi karhutla.
Menurutnya, keberadaan tim di daerah juga menjadi pesan bahwa penanganan karhutla mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat dan daerah tidak bekerja sendiri dalam menghadapi persoalan tersebut.
Sementara itu, Bupati Muba H M Toha Tohet menyambut baik kehadiran Tim Penyuluh Karhutla dan menyampaikan apresiasi atas edukasi yang diberikan kepada masyarakat serta perusahaan.
“Saya secara pribadi dan pemerintah mengucapkan terima kasih. Tim datang ke Muba memberikan masukan kepada kami, melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan perusahaan,” jelas Toha.
Dikatakannya bahwa Pemkab Muba telah mengeluarkan Peraturan Bupati yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar.
Sebagai solusi bagi masyarakat, pemerintah daerah juga memberikan diskon 50 persen untuk sewa alat berat yang dapat dimanfaatkan dalam pembukaan lahan tanpa pembakaran.
“Kita sudah mengeluarkan Perbup untuk tidak membuka lahan dengan membakar. Kita juga memberikan diskon 50 persen untuk sewa alat berat sebagai solusi bagi masyarakat,” jelasnya.
Toha juga menyampaikan terima kasih kepada Kodim 0401 Muba dan seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam pencegahan dan penanganan karhutla. Ia berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, TNI-Polri dan perusahaan terus berjalan sehingga kejadian karhutla dapat ditekan dan tidak terjadi lagi di wilayah Muba.
Pertemuan tersebut berlangsung akrab dengan diskusi mengenai berbagai langkah pencegahan, kesiapsiagaan serta penanganan karhutla ke depan.(Sulis)





