Asap Dampak Karhutla di Musi Rawas Kian Pekat, Disdik Terapkan Sekolah Daring

oleh -3 Dilihat
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas, Dr. Dien Candra, S.H., M.H

“Selama masa darurat asap, sekolah diminta tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan memperhatikan kondisi peserta didik. Materi pembelajaran difokuskan pada penguatan literasi, numerasi, dan pendidikan karakter,”katanya kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Jumat 9 Oktober 2026.

Ia juga mengingatkan agar guru tidak memberikan tugas secara berlebihan yang dapat menambah beban siswa maupun orang tua selama pembelajaran berlangsung dari rumah.

“Penugasan juga tidak boleh sampai membebani peserta didik maupun orang tua atau wali,” tegasnya.

Selain mengatur pola pembelajaran, Disdik mewajibkan penggunaan masker bagi seluruh warga satuan pendidikan saat beraktivitas.

BACA JUGA : Dampak Kabut Asap Karhutla, Disdik Musi Rawas Berlakukan Pembelajaran Daring

“Orang tua juga diimbau mendampingi anak selama belajar dari rumah serta menghindari aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih berada dalam kondisi berbahaya,”ungkapnya.

Dikatakannya, pengalihan pembelajaran ke sistem daring merupakan langkah perlindungan untuk mengurangi paparan polusi udara terhadap peserta didik di tengah kondisi kualitas udara yang mengkhawatirkan.

“Untuk pelaksanaan kebijakan ini membutuhkan kerja sama antara pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah agar keselamatan anak tetap terjaga tanpa mengabaikan keberlangsungan proses pendidikan,”jelasnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat terus memantau informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara serta menunggu pemberitahuan lanjutan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas terkait kemungkinan dimulainya kembali pembelajaran tatap muka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.