Di sisi lain, ketersediaan tenaga pendidik masih menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan layanan PAUD. Saat ini, jumlah guru PAUD di Kabupaten Mura mencapai 1.011 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak empat guru berstatus ASN, tiga orang PPPK penuh waktu, 27 orang PPPK paruh waktu, dan 980 orang berstatus non-ASN.
“Untuk guru PAUD, ASN ada empat orang, PPPK penuh tiga orang, PPPK paruh waktu 27 orang dan non-ASN sebanyak 980 orang,” ungkap Johan.
Dominannya tenaga non-ASN tersebut menjadi salah satu gambaran kondisi tenaga pendidik pada jenjang PAUD di Kabupaten Mura.
BACA JUGA : HUT HIMPAUDI ke-21, HIMPAUDI Lubuk Linggau Dorong Kesetaraan dan Kesejahteraan Guru PAUD
Ia mengatakan, PAUD memiliki peran penting dalam membangun fondasi pendidikan anak.
Pendidikan pada usia dini tidak hanya mempersiapkan anak memasuki jenjang sekolah dasar, tetapi juga menjadi tahap awal dalam pembentukan karakter.
Menurutnya, pemerataan lembaga PAUD di seluruh desa diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak di Kabupaten Mura.






