3 Kali Beraksi Kawanan Pencuri Rugikan Bandara Silampari Hingga Ratusan Juta

oleh -11 Dilihat
Kapolres Lubuk Linggau AKBP Catur Erwin Setiawan didampingi Kasat Reskrim AKP M Kurniawan Azwar dan jajarannya serta pihak Bandara Silampari Lubuk Linggau menunjukan BB saat ungkap kasus yang dilaksanakan Sat Reskrim Polres Lubuk Linggau, Kamis 1 Oktober 2026.

“Hasil penyelidikan mereka mengaku sudah 3 kali melakukan aksi pencurian di Bandara Silampari. Barang hasil curian dijual ke satu tempat dan saat ini masih dalam penyelidikan kami. Beberapa BB yang kami amankan, satu tang, parang, beberapa alat travo yang dicuri beserta kabel yang sampai saat ini masih kita cari, karena sudah sempat dijual dan uangnya sudah digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Keduanya mengaku, mereka sengaja ke runway nomor 2 lalu memotong kabel serta mengambil travo yang ada dengan memanfaatkan situasi dan kondisi sepi.

Kapolres menambahkan, untuk kedua tersangka disangkakan Pasal 436 ayat 2 dengan ancaman hukuman 8 tahun Undang-undang Nomor 1 tahun 2009 tentang penerbangan.

Selain itu juga disangkakan dengan Pasal 477 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 1 tahun 2023 dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

BACA JUGA : 50 Persen PPIU Tidak Aktif, Kemenhaj Rombak Aturan dan Digitalisasi Perizinan Travel Umrah

Sementara, Zerhanto selaku Ketua Tim Tata Usaha Bandara Silampari Lubuk Linggau saat ungkap kasus mengucapkan terima kasih dengan pihak Polres sudah mengungkap kasus pencurian ini.

“Kerugian kami mencapai Rp 159 .540.000 dan dampaknya bagi penerbangan tentunya membahayakan. Karena kalau tidak ada kabel dan travo ini Runway light tidak bisa menyala. Saat kabut, hujan karena Runway light tidak menyala pesawat tidak bisa mendarat. Kalau dipaksakan mendarat, maka akan berbahaya. Karena posisinya di kiri kanan runway dan pilot hanya bisa melihat lampu itu saja. Ibarat di jalan raya, ini seprti rambu-rambu makanya sangat penting bagi keamanan dan keselamatan penerbangan. Namun untuk kasus kemarin itu bukan karena ini, memang faktor cuaca,” jelas Zerhanto.

Pihaknya sendiri mengaku, kasus pencurian ini sudah lebih dari 5 kali dan semua dalam tahun ini.

“Dari kami tentunya sudah memperketat pengamanan dan patroli serta bekerja sama dengan pihak Polres Lubuk Linggau, dimana sudah ada 3 petugas daro Polres Lubuk Linggau yang rutin melakukan patroli setiap malam,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.