KORANLIPOS.COM – Sebanyak 14 pasang finalis Bujang Dehe Musi Rawas 2026 saat ini tengah mengikuti rangkaian pelatihan sebagai persiapan menuju malam Grand Final yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juli 2026 di Auditorium Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Musi Rawas, H Fetbone Taufik Hidayat melalui Kabid Promosi dan Pemasaran, Fitri Yanti, mengatakan proses seleksi Bujang Dehe tahun ini diawali dengan pendaftaran yang dibuka sejak 14 Mei hingga 24 Juni 2026.
“Selama masa pendaftaran tersebut, tercatat sebanyak 74 peserta mendaftarkan diri untuk mengikuti ajang Bujang Dehe Musi Rawas 2026,” ungkapnya.
Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti technical meeting pada 27-28 Juni 2026 yang diisi dengan tes tertulis dan wawancara. Dari tahapan tersebut, panitia menetapkan 28 finalis yang terdiri dari 14 Bujang dan 14 Dehe.
Pengumuman finalis dilakukan pada 29 Juni 2026. Setelah diumumkan, para finalis menerima perlengkapan dan pakaian sebagai persiapan mengikuti prosesi penyelempangan yang dilaksanakan pada 1 Juli 2026 di Kantor Disbudpar Musi Rawas.
“Penyelempangan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai tanda resmi para peserta menjadi finalis Bujang Dehe Musi Rawas 2026,” jelas Fitri.
Usai penyelempangan, para finalis mengikuti pra-pelatihan pada 4-5 Juli yang diisi dengan pembekalan mengenai tata tertib serta materi awal selama mengikuti pelatihan. Setelah itu, mereka menjalani pelatihan intensif mulai 6 hingga 18 Juli 2026 di Aula Disbudpar Musi Rawas.
Dalam masa pelatihan tersebut, para finalis mendapatkan berbagai materi dan kegiatan penunjang. Salah satunya Table Manner di Hotel Grand Zuri pada 10 Juli, kemudian penampilan unjuk bakat di Lippo Plaza pada 12 Juli.







