14 Pasang Finalis Bujang Dehe Musi Rawas 2026 Jalani Pelatihan Menuju Grand Final

oleh -73 Dilihat
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Musi Rawas, H. Fetbone Taufik Hidayat melalui Kabid Promosi dan Pemasaran, Fitri Yanti, foto bersama 14 pasang finalis Bujang Dehe Musi Rawas 2026
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Musi Rawas, H. Fetbone Taufik Hidayat melalui Kabid Promosi dan Pemasaran, Fitri Yanti, foto bersama 14 pasang finalis Bujang Dehe Musi Rawas 2026

Selain itu, para finalis juga dijadwalkan melakukan kunjungan ke Danau Aur serta audiensi dengan Bupati Musi Rawas pada 15 Juli. Selanjutnya, pada 17 Juli peserta mengikuti beauty class dan gladi resik (GR), yang dilanjutkan gladi bersih hingga malam sebelum pelaksanaan Grand Final.

Fitri menjelaskan, malam Grand Final nantinya akan dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, kepala dinas kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, para Bujang Gadis tingkat provinsi, unsur Forkopimda, kepala OPD, Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, camat, kepala desa pendukung, perguruan tinggi, serta berbagai sponsor.

Ia juga mengungkapkan, sistem penilaian tahun ini lebih menitikberatkan pada proses selama pelatihan.

“Sebanyak 75 persen penilaian berasal dari proses selama pelatihan, sedangkan 25 persen berasal dari penampilan peserta saat Grand Final di hadapan dewan juri,” jelasnya.

Menurutnya, penilaian tidak hanya melihat penampilan di atas panggung, tetapi juga sikap dan kepribadian para finalis selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Kami mencari Bujang dan Dehe yang memiliki attitude baik, berkepribadian, luwes, serta SMART, yaitu memiliki an manner, an Art, Religious, dan Tourism. Artinya mereka harus cerdas, beretika, memiliki jiwa seni, memahami nilai-nilai keagamaan, serta menguasai pengetahuan tentang pariwisata dan kebudayaan Musi Rawas,” jelasnya.

Untuk menjamin objektivitas penilaian, Disbudpar menghadirkan dewan juri dari berbagai kalangan, di antaranya akademisi Universitas Musi Rawas (Unmura), psikolog dari RSUD dr. Sobirin, Putri Sumatera Selatan, serta perwakilan dari sponsor yang turut memberikan masukan dalam proses penilaian.

Dengan rangkaian seleksi tersebut, diharapkan Bujang dan Dehe Musi Rawas 2026 mampu menjadi duta wisata yang mampu mempromosikan potensi pariwisata dan budaya Kabupaten Musi Rawas di tingkat regional maupun nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.