11 Dapur MBG di Lubuk Linggau Belum Bisa Operasional

oleh -36 Dilihat
BGN saat ini intens melakukan evaluasi terhadap operasional setiap dapur MBG. Foto: Dok. BGN.

KORANLIPOS.COM-Saat ini, ada 38 Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) beroperasional di Kota Lubuk Linggau.

Dari jumlah itu, ada penambahan 2 Dapur MBG yang dibuka tahun 2026 ini, yakni di Kecamatan Lubuk Linggau Timur 1 dan Kecamatan Lubuk Linggau Selatan 2.

“Dapur yang buka tahun 2026 ini, karena sudah ada Kepala SPPG-nya dan sudah terima top up dana dari Badan Gizi Nasional. Sebenarnya ada 13 dapur baru yang siap operasional. Namun 11-nya lagi belum bisa operasional. Sepertinya BGN saat ini masih memprioritaskan pembukaan Dapur MBG di Wilayah 3T. Sementara di Lubuk Linggau tidak termasuk di 3T,” terang Koordinator Wilayah SPPG Kota Lubuk Linggau Desi Puspasari saat diwawancara KORANLINGGAUPOS.ID, Sabtu 19 September 2026.

Desi membenarkan, BGN saat ini intens melakukan evaluasi terhadap operasional setiap dapur MBG.

BACA JUGA : 1.653 Sekolah Tak Lagi Terima MBG

“Tapi alhamdulillah tidak ada yang diusulkan untuk suspend permanen. Bahkan SLHS setiap dapur sudah keluar,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengambil langkah tegas dalam memastikan keamanan dan kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan kembali menghentikan sementara operasional 1.276 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memenuhi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Penghentian sementara tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan (Tauwas) BGN terhadap pemenuhan persyaratan higiene dan sanitasi SPPG.

Dari 1.276 SPPG yang dihentikan sementara, sebanyak 821 SPPG masih dalam proses pendaftaran SLHS, 447 SPPG telah melakukan pendaftaran tetapi tidak memenuhi syarat dan kelayakan, serta 8 SPPG belum terkonfirmasi status SLHS-nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.