KORANLIPOS.COM-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, kembali menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya miskomunikasi terkait pemberian bonus atlet yang menjadi ramai kemarin.
Dibincangi KORANLINGGAUPOS.ID, Rabu 4 November 2026 Yoppy sapaan akrabnya ini menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau tidak pernah mengabaikan prestasi maupun perjuangan atlet NPCI.
“Dan selaku kepala daerah, saya tidak pernah mengabaikan hasil kerja mereka. Namun apapun itu, saya minta maaf jika tidak sesuai dengan yang diharapkan mereka. Namun saya tidak pernah mengabaikan kerja keras dan prestasi para atlet Lubuk Linggau. Ini memang missed komunikasi,” ungkap Yoppy.
Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat
“Saya tidak pernah mengabaikan kerja keras dan prestasi para atlet Lubuk Linggau.”
Namun ia menjelaskan kembali, kalau pemerintah baru bisa menganggarkan bonus atlet di APBD Perubahan, karena kemampuan anggaran pada saat itu belum mampu dan baru bisa dianggarkan di APBD P.
BACA JUGA | Serahkan Bonus Atlet, Wali Kota Lubuk Linggau : Mohon Maaf Baru Diserahkan Sekarang !
Waktu itu, jelasnya, pada saat HUT dilakukan simbolis penyerahan baju seragam dan ternyata akhir Oktober sudah selesai sehingga dibuatkan acara penyerahan seragam gratis.
“Dan pada saat itu APBD-P kiya masih tahap evaluasi, pas diskusi dengan BPKAD ternyata sudah selesai da untuk bonus atlet bisa diserahkan secara simbolis, makanya dibuatlah acara itu. Ya seharusnya acara itu dikemas secara keseluruhan dan seharusnya OPD terkait inisiatif, seperti ditulis juga di backdropnya penyerahan atlet berprestasi dan sebagainya,” jelasnya.
Terkait besaran bonus yang tidak sama seperti tahun sebelumnya, Yoppy menegaskan jika dalam sambutan saat itu ia sudah menyampaikan permohonan maaf tidak bisa sama karena memang kondisi keuangan yang tidak memungkinkan, bukan dipotong.
“Tapi kita tetap berupaya semaksimal mungkin, apalagi kita lagi bersiap diri menjadi tuan rumah ajang PORPROV tahun depan,” tegasnya.







Response (1)