KORANLIPOS.COM-Pihak Polres Lubuk Linggau masih memburu Hatta (60), pengamen yang diduga jadi tersangka penusukan Sukri (56), penjual pisang molen di Pasar Instruksi Presiden (Inpres) Kota Lubuk Linggau, Selasa 6 Oktober 2026 sekitar pukul 7.30 WIB.
Korban Sukri sempat mendapatkan perawatan di RS AR Bunda Lubuklinggau dikabarkan meninggal dunia sekitar pukul 11.00 WIB.
Jenazan korban sudah dibawa ke rumah duka di RT 4 Kelurahan Lubuk Linggau Ulu Kecamatan Lubuk Linggau Barat II untuk disemayamkan.
Kanit Reskrim Polres Lubuk Linggau, Ipda Marco Antonio Panangian Butar-butar saat dikonfirmasi menyebut, saat ini pihaknya masih memburu keberadaan Hatta.
BACA JUGA : Sering Kena Marah Karena Ulah sang Kakak, Pria di Musi Rawas yang Tega Tusuk Kakak Kandungnya
“Masih kita buru karena kabur setelah kejadian. Kita juga sudah meminta keterangan dari saksi-saksi di TKP, namun memang belum ada yang menyebut menyaksikan langsung kejadian penusukan tersebut,” ungkap Ipda Marco.
Pihaknya juga masih mempertimbangkan untuk memanggil dan memintai keterangan Yuyun yang disebut-sebut istrinya Hatta, mengingat kondisi Yuyun yang juga tidak memungkinkan untuk dimintai keterangan.
Dari sejumlah informasi, Yuyun diduga juga idap gangguan mental.
Marco menyebut, kejadian penusukan bermula Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 07.30 WIB saat korban sedang berdagang pisang molen di Jalan Panorama Pasar Inpres.





