KORANLIPOS.COM-Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan revitalisasi sebanyak 71.744 satuan pendidikan pada 2027.
Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah sekitar 6.000 satuan pendidikan berdasarkan penghitungan terbaru pemerintah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan, mekanisme revitalisasi sekolah pada 2027 akan tetap menggunakan pola swakelola seperti yang diterapkan pada tahun sebelumnya.
Melalui mekanisme tersebut, masing-masing satuan pendidikan akan terlibat langsung dalam pelaksanaan revitalisasi.
BACA JUGA : Rp1,1 Miliar untuk Revitalisasi Gedung SDN 29 Lubuk Linggau
“Mekanismenya tetap sama dengan tahun lalu, jadi swakelola oleh masing-masing satuan pendidikan. Jadi tidak ada perubahan,” kata Abdul Mu’ti, dikutip Antara, Minggu (27/9/2026).
Menurut Abdul Mu’ti, pemerintah saat ini masih melakukan penghitungan terhadap potensi penambahan sasaran program revitalisasi.
Berdasarkan penghitungan sementara, terdapat sekitar 6.000 satuan pendidikan yang berpotensi masuk sebagai sasaran tambahan.
Penentuan sekolah penerima program tetap mengacu pada tiga kelompok prioritas.





